Minggu, 16 Januari 2011

Menghindari Iri n Dengki

• Penyakit hati antara lain disebabkan
karena ada perasaan iri :
1. Pengertian Iri :
Iri adalah sikap kurang senang melihat
orang lain mendapat kebaikan atau
keberuntungan. Sikap ini kemudian
menimbulkan prilaku yang tidak baik
terhadap orang lain, misalnya sikap tidak
senang, sikap tidak ramah terhadap orang
yang kepadanya kita iri atau menyebarkan
isu-isu yang tidak baik. Jika perasaan ini
dibiarkan tumbuh didalam hati, maka akan
muncul perselisihan, permusuhan,
pertengkaran, bahkan sampai pembunuhan,
seperti yang terjadi pada kisah Qobil dan
Habil.
2. Sebab-sebab Timbulnya sifat Iri :
Kalau kita cermati dari kisah Qabil dan Habil,
kita dapat melihat bahwa sifat iri ini muncul
karena :
a. Adanya rasa sombong didalam diri
seseorang
b. Kurang percaya diri
c. Kurang mensyukurui nikmat Allah
d. Tidak merasa cukup terhadap sesuatu
yang telah dimilikinya.
e. Tidak percaya kepada qadha dan qadar.
3. Akibat (berbahayanya) sifat Iri :
Sifat iri tidak pernah membawa kepada
kebaikan, bahkan pasti membawa akibat
buruk. Akibat dari sifat iri tersebut antara
lain :
a. Merasa kesal dan sedih tanpa ada
manfaatnya bahkan bisa dibarengi dosa.
b. Merusak pahala ibadah
c. Membawa pada perbuatan maksiat, sebab
orang yang iri tidak bisa lepas dari
perbuatan menyinggung, berdusta, memaki,
dan mengumpat.
d. Masuk Neraka
e. Mencelakakan orang lain
f. Menyebabkan buta hati
g. Mengikuti ajakan syetan
h. Meresahkan orang lain
i. Menimbulkan perselisihan dan perpecahan
j. Meruntuhkan sendi-sendi persatuan
masyarakat
k. Menimbulkan ketidaktentraman dalam
diri, keluarga, masyarakat, atau orang lain.
4. Cara menghindari sifat Iri :
Diantara cara-cara menghindari sifat iri
sebagai berikut :
a. Menumbuhkan kesadaran didalam diri
bahwa kenikmatan itu pemberian Allah SWT,
sehingga wajar apabila suatu saat Allah
memberi nikmat kepada seseorang dan
tidak memberikannya kepada orang lain.
b. Membiasakan diri bersyukur kepada Allah
SWT dan merasa cukup terhadap segala
sesuatu yang telah diterimanya.
c. Menjalin persaudaraan dengan orang lain,
sehingga terhindar dari perasaan benci dan
tidak senang apabila orang lain
mendapatkan keberuntungan (kesenangan).
d. Membiasakan diri ikut merasa senang
apabila orang lain mendapat keuntungan
(kesenangan).
• Penyakit hati disebabkan karena
perasaan dengki.
1. Definisi Dengki.
Dengki artinya merasa tidak senang jika
orang lain mendapatkan kenikmatan dan
berusaha agar kenikmatan tersebut cepat
berakhir dan berpindah kepada dirinya,
serta merasa senang kalau orang lain
mendapat musibah. Sifat dengki ini
berkaitan dengan sifat iri. Hanya saja sifat
dengki sudah dalam bentuk perbuatan yang
berupa kemarahan, permusuhan, menjelek-
jelekkan, menjatuhkan nama baik orang lain.
Orang yang terkena sifat ini bersikap
serakah, rakus, dan zalim. ia akan
menghalalkan segala cara untuk mencapai
keinginannya, bahkan tidak segan-segan
berbuat aniaya (zalim) terhadap sesamanya
yang mendapatkan kenikmatan agar cepat
kenikmatan itu berpindah kepada dirinya.
Setentang sikap buruk yang namanya
dengki ini, simak Hadist tersebut ini :
• Bersabda Nabi SAW :
“Dengki itu memakan kebaikan,
sebagaimana api memakan kayu
bakar. ” (HR. Abu Daud)
• Dan Nabi SAW juga bersabda :
“Menimpa kepadamu suatu penyakit umat-
umat sebelum kamu, yaitu benci-membenci
dan dengki. Dialah pencukur agama, bukan
sekedar pencukur rambut. ” (HR. Turmudzi)
Saudaraku, Hadist yang pertama
menjelaskan bahwa dengki itu memakan
kebaikan seperti api yang memakan kayu
bakar. Disini jelas bahwa dengki itu suatu
hal yang berlawanan dengan kebaikan,
bahkan menjadi musuhnya. Sedangkan
Hadist yang kedua menjelaskan bahwa jika
suatu masyarakat telah terjangkiti penyakit
dengki, maka agama akan hancur, tatanan
dan hukum yang ada tidak akan berguna.
Oleh karena itu, jika sifat ini tidak dihindari,
tatanan kehidupan bermasyarakat akan
kacau dan rusak, bahkan agama tidak lagi
dijadikan pedoman hidup.
2. Penyakit Dengki
Diatas sudah dijelaskan bahwa penyakit
dengki berpangkal dari iri dan marah,
sehingga penyebab dari iri juga merupakan
penyebab dari penyakit iri, ditambah hal-hal
sebagai berikut :
a. Kalah bersaing dalam merebut simpati
orang atau dalam usaha.
b. Sifat kikir yang berlebihan
c. Cinta dunia dan sejenisnya.
d. Merasa sakit jika orang lain memiliki
kelebihan
e. Tidak beriman kepada qadha dan qadar.
3. Bahaya Penyakit Dengki
Semua penyakit, apapun namanya, pasti
mendatangkan bahaya bagi orang yang
dihinggapinya. Demikian juga penyakit hati
yang dibawa oleh penyakit dengki ini antara
lain sebagai berikut :
a. Mendorong untuk berbuat maksiat seperti
menggunjing, berbohong, marah, senang
jika orang lain mendapat musibah.
• Rasulullah SAW bersabda :
“Manusia akan senantiasa mampu berbuat
kebajikan selama tidak saling hasud satu
sama lain. ” (HR. Thabrani)
b. Mencelakakan orang lain
c. Merugikan diri sendiri dan orang lain
d. Kebutaan hati dalam menerima
kebenaran, karena sibuk memikirkan
bagaimana cara mencelakakan orang lain.
e. Tidak akan diakui sebagai umat Rasulullah
SAW dan tidak akan mendapat syafaatnya
pada hari Kiamat nanti.
• Bersabda Rasulullah SAW
“Bukanlah dari golonganku orang yang
memiliki kedengkian.” (HR. Thabrani).
f. Masuk Neraka tanpa dihisab terlebih
dahulu.
• Nabi SAW Bersabda :
“Ada 6 (enam) kelompok orang yang akan
masuk Neraka sebelum dihisab amalnya,
disebabkan oleh enam perkara. Yaitu :
1. Penguasa karena ke zalimannya
2. Orang Arab (atau ras lainnya) yang fanatik
dengan kesukuannya
3. Para tokoh, karena kesombongannya
4. Para pedagang karena kecurangannya
5. Orang-orang awam karena
kebodohannya
6. Para ulama karena hasudnya. ” (HR.
Dailami)
4. Bagaimana Cara Menghindari Penyakit
Dengki ?
Adapun cara yang bisa ditempuh untuk
menghindari penyakit dengki, antara lain :
a. Menjauhi semua penyebabnya.
b. Mewaspadai bahayanya.
c. Membiasakan diri untuk memberikan
dukungan positif terhadap apa yang dialami
saudara kita.
d. Mempererat tali persaudaraan sehingga
terjalin kerukunan dan persaudaraan.
e. Selalu berdzikir, sehingga hati merasa
dekat dengan Allah SWT.
f. Ilmu dan amal.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar